Bumbu Dapur dan Rempah-rempah

 


Apakah kamu sudah tahu kalau bumbu dapur dan rempah-rempah itu berbeda? Bumbu apa yang paling sering kamu pakai saat memasak?

Ayo kita bahas bersama jawaban-jawaban seputar bumbu dapur dan rempah-rempah di atas dalam artikel ini.

Bumbu dapur dan rempah-rempah merupakan bahan tambahan saat memasak yang digunakan untuk melezatkan masakan. Mungkin banyak sekali diantara kita yang menyangka jika bumbu dapur dan rempah adalah sama, namun keduanya jelas berbeda.

Perbedaan Bumbu Dapur dan Rempah-rempah

Bumbu dapur adalah tanaman beraroma yang dijadikan sebagai bahan pelengkap saat memasak, yang bertujuan untuk menyedapkan masakan. Bumbu ini memiliki sifat basah, sehingga tidak dapat disimpan dalam waktu yang lama.

Sedangkan rempah-rempah adalah tumbuhan beraroma kuat yang juga digunakan untuk penyedap masakan. Namun rempah merupakan bumbu basah yang telah dikeringkan, sehingga dapat disimpan dalam waktu yang lama.

Kegunaan Bumbu Dapur dan Rempah

Bagi ibu-ibu yang senang memasak di dapur, bumbu ini harus selalu ada, karena masakan Indonesia dikenal dengan kandungan bumbu dan rempah yang berlimpah.

Selain digunakan sebagai penyedap masakan, ada banyak manfaat bumbu dapur bagi kesehatan, seperti jahe yang ternyata bisa meredakan batuk. Kemudian bawang merah yang dapat menurunkan tekanan darah, membantu menormalkan kadar gula darah, menurunkan kadar kolesterol, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Rempah Yang Wajib Ada

Karena penggunaan rempah dalam masakan Indonesia itu wajib, maka ibu-ibu harus selalu menyediakan stok rempah di dalam rumah, jangan sampai saat hendak memasak salah satu rempah yang dibutuhkan tidak ada, atau sedang habis.

Berikut ini daftar rempah wajib di dapur yaitu: lada, cengkeh, kapulaga, pala, kapulaga, bunga lawang, jintan, merica, dan ketumbar.

Bumbu Dapur yang Wajib Ada

Bumbu juga sama pentingnya dengan keberadaan rempah, sehingga stoknya juga harus selalu terjaga.

Berikut ini daftar bumbu dapur yang wajib ada di dapur: bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, lengkuas, kunyit. Kemudian kencur, daun jeruk, serai, dll.

Cara  Menyimpan Bumbu Dapur Agar Awet

Bumbu dapur umumnya bersifat basah, sehingga jika terlalu lama tidak digunakan maka akan langsung membusuk.

Agar bumbu ibu-ibu tidak cepat membusuk sebaiknya dimasukkan ke dalam kulkas. Untuk ibu-ibu yang tidak punya kulkas, nggak perlu khawatir karena ada cara untuk membuat bumbu dapur bertahan lebih lama.

Siapa yang biasanya habis belanja cabai langsung dicuci? Stop kebiasaan ini karena dapat mempercepat pembusukan cabai.

Kemudian untuk bumbu lainnya seperti bawang-bawangan, jahe, lengkuas, kunyit cara menyimpannya cukup mudah, cukup letakkan di wadah terbuka dan jangan di kupas. Pastikan wadah penyimpanan kering dan tidak lembab, juga tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Harga Bumbu Dapur

Seperti sudah disebutkan diatas, bumbu dapur sangat penting saat memasak. Namun harga bumbu-bumbu ini kerap naik turun, dan membuat ibu-ibu meradang.

Kenaikan harga bumbu dapur ini biasnya terjadi karena beberapa faktor seperti cuaca, jumlah produksi dalam negeri yang tidak mencukupi, impor yang datang terlambat, bisa juga karena ada penimbunan yang dilakukan secara sengaja oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Itu dia pembahasan lengkap mengenai bumbu dan rempah yang kerap dipakai di Indonesia. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

2 Resep Olahan Opor Ayam, Dijamin Enak

10 Jenis Bumbu yang Wajib Ada Di dapur

Resep Bumbu Tongseng Sapi, Enak Banget!